Minggu, 03 April 2016

MONYET


Banyak sekali hewan didunia ini, contohnya monyet. Monyet dapat kita jumpai di berbagai wilayah Indonesia. Monyet dapat digolongkan kedalam keluarga sipanse dan gorilla. Monyet suka memakan pisang. Monyet adalah mamalia. Monyet adalah herbovora.
Monyet memiliki bentuk tubuh seperti manusia. Seperti halnya manusia, monyet juga bisa berjalan dengan menggunakan kedua kakinya. Beda manusia dengan monyet adalah, manusia dapat berfikir sebelum berbuat, namun monyet “monkey see, monkey do”. Monyet lebih suka meniru perilaku temannya.
Monkey is clever animals, karena mereka hewan yang mudah diatur, sehingga monyet dapat dijadikan sebagai hiburan, seperti topeng monyet dan sirkus. Banyak anak kecil yang suka dengannya, karena tingkah lakunya, namun ada juga anak kecil yang takut dengannya.
Selain monyet hewan yang pintar, monyet juga hewan yang malas, karena mereka suka sekali makan dan tidur.

   
Hasil gambar untuk tentang monyetMonyet lagi gemes          


Monyet adalah istilah untuk semua anggota primata yang bukan prosimia ("pra-kera", seperti lemur dan tarsius) atau kera, baik yang tinggal di Dunia Lama maupun Dunia Baru. Hingga saat ini dikenal 264 jenis monyet yang hidup di dunia. Tidak seperti kera, monyet biasanya berekor dan berukuran lebih kecil. Monyet diketahui dapat belajar dan menggunakan alat untuk membantunya dalam mendapatkan makanan.

Pengelompokan monyet bersifat parafiletik, karena monyet Dunia Lama (Cercopithecoidea) sebenarnya lebih dekat kekerabatan genetiknya dengan kera (Hominidae), daripada monyet Dunia Baru (Platyrrhini).

Monyet terbesar adalah mandrill. Beberapa monyet dalam bahasa sehari-hari juga sering disebut sebagai kera.
Beberapa monyet telah dimanfaatkan manusia sebagai hewan timangan atau hewan untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) adalah hewan yang paling biasa berinteraksi dengan manusia dan sering dipelihara sebagai hewan timangan, hewan sirkus, atau percobaan laboratorium. Ia juga primata pertama yang pernah ke angkasa luar. Beruk dipelihara di beberapa tempat di Sumatera dan Malaya untuk dilatih sebagai pemetik kelapa.

Monyet di hutan gunung Bunder menggerakkan pepohonan di siang hari, berlompatan dari satu dahan ke dahan yang lain dan diam bila ada pendaki gunung yang lewat. Mungkin di situ monyet hidup berdampingan dengan macan akar dan ular. Di Sumatera Barat, tepatnya Danau Maninjau, penginapan bersebelahan dibangunnya dengan hutan dan monyet dapat dengan mudah menanjakn pohondan memasuki teras hotel dekat kolam renang. Di perjalanan naik turun ke arah danau Maninjai, monyet monyet leluasa berkeliaran dan seperti menunggu makanan yang dilepmar oleh pelancong.


Berikut ini adalah beberapa Fakta Tentang Monyet:

·         Monyet dan gorilla adalah bagian dari keluarga primata
·         Gorilla jalan dengan tangannya jadi semua berat badannya akan tertumpu pada tangannya.
·         Monyet dan gorilla biasanya hidup berkelompok.
·         Monyet bergelantungan, berayun-ayun, ber-apalah istilahnya, buat jaga jarak dengan predatornya
·         Elang, MANUSIA, dan rajawali adalah predatornya monyet.
·         Monyet tidak suka disentuh (bukan mahramnya,…) kecuali klo disuruh.
·         Jangan membuat kontak mata dengan monyet lebih dari 4 detik.(bisa-bisa kamu akan….jatuh cinta!!)
·         Monyet punya IQ 174. (Hayooo, pinteran mana, kamu ato monyet??)
·         Monyet ga punya kesabaran.
·         Monyet senang di pijet, tapi jangan di sembarang tempat.
·         Monyet bisa marah sampai meluap-luap dan mematikan kalo diprovokasi.
·         Ada monyet yang berbahaya dan ada juga yg tidak.
·         Beratnya bisa lebih dari 45 kg dan ekornya bisa mencapai 1 meter.
·         Monyet dapat hidup di pohon, rerumputan, gunung, hutan, dan dataran tinggi.
·         Monyet makan buah-buahan, rumput, daun, telur, serangga dan laba-laba.
·         Gerombolan monyet dalam bahasa inggris disebut ’troop’.
·         Monyet paling berisik adalah Howler Monkey.
·         Terdapat 125 spesies monyet.




















DAFTAR PUSTAKA




Tidak ada komentar:

Posting Komentar