1)
sosial
: manusia cenderung bersifat individualis. Dengan berbagai kemudahan yang ada
disekelilingnya, seseorang menjadi jarang berinteraksi dengan orang lain secara
tatap muka. Sifat individualis menyebabkan hilangnya nilai gotong royong serta
tolong menolong antar masyarakat. Dampak negative yang kedua yaitu menimbulkan
ketergantungan. Bisa kita lihat di sekeliling kita bahwasannya setiap orang
memiliki ketergantungan terhadap teknologi mulai dari penggunaan internet
sebagai salah satu media untuk mendapatkan suatu informasi, jual beli barang,
menggunakan jejaring sosial untuk berkomunikasi dan lain-lain.
2)
ekonomi
: Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi
yang sesuai dengan yang dibutuhkan, Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi
yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral
mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang
bermental "instant".
3)
Budaya
: Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja
dan pelajar, Kenakalan dan tindakan menyimpang di kalangan remaja semakin
meningkat, semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat,
seperti gotong royong dan tolong-menolong, yang telah melemahkan
kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan
sosial. Pola interaksi antar manusia yang berubah dengan bantuan gadget, yang
membuat orang-orang menjadi sibuk dengan dunianya sendiri.
4)
Lingkungan
:
Sebesar apapun dampak positif suatu hal tidak luput dari dampak
negatifnya. IPTEK memang disinyalir akan mengancam kenyamanan di muka bumi ini.
Sebab perilaku manusia yang tidak menyadari bahwa lingkungan adalah tanah
pijakan yang ideal akan terus menerus menghabiskan cara untuk berusaha mengeksploitasi
unsur-unsur hara yang ada di bumi. Memang pada hakikatnya sifat manusia yang
tidak ada puasnya dalam mengonsumsi segala hal yang ada di bumi.
Hal ini bisa dilihat dengan contoh. Beberapa tahun ke belakang
terdapat kasus bahwa suatu perusahaan telah mengeksekusi pengambilan gas bumi
secara terus menerus. Padahal hal itu disinyalir bisa merusak lingkungan
sekitarnya. Bahkan beberapa bencana alam pun telah disebabkan olehnya. Namun,
tetap saja penggalian dilakukan sampai sekarang. Bukan hanya itu suatu pabrik
yang memproduksi barang-barang juga bisa merusak lingkungan. Limbah industri
pada umumnya tidak bisa digunakan kembali. Alternatifnya adalah dibuang
disamping pabrik itu sendiri bahkan tidak sedikit limbah tersebut banyak yang
masuk ke pemukiman warga. Pada akhirnya kenyamanan warga terganggu.
sumber :
https://werdiningsiih.wordpress.com/2013/04/19/dampak-perkembangan-iptek-dalam-bidang-sosial/
http://novigusman.blogspot.co.id/2014/06/dampak-positif-dan-negatif-iptek-dalam.html
https://sanusiadam79.wordpress.com/2013/11/26/pengaruh-iptek-terhadap-lingkungan/
http://novigusman.blogspot.co.id/2014/06/dampak-positif-dan-negatif-iptek-dalam.html
https://sanusiadam79.wordpress.com/2013/11/26/pengaruh-iptek-terhadap-lingkungan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar